“Memilih jalan …

“Memilih jalan tak bisa separuh-separuh atau sedikit sana-sedikit sini. Setiap jalan menampilkan daya tariknya, daya tolaknya, kadang meneduhkan, kadang menyebalkan—satu keutuhan. Selera tak dapat dipaksakan, katanya, tapi menilai luaran saja takkan ada habisnya. Jalan paling aman adalah menyerah, karena pada pilihan-pilihan, ada potensi berubah yang tak berkesudahan. Di situ pula tempat berlapang dada dan berusaha. Nafsu memilih, hati menerima. Maka, menyerahlah.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s