I Have My Saturday

Image

Setelah overtime semalaman yang cukup membuat semua badan saya pegal-pegal dan rasa hati yang jauh dari kata ‘nyaman’. Setelah istirahat beberapa jam. Kemudia mulai mbolang lagi ke Kuala Lumpur, sekedar ingin keluar dari zona empuk kasur di rumah. Ingin menghirup udara dari bermacam ras manusia, Kuala Lumpur.

Tiket LRT saya menuju Pasar Seni, you-know-what la saya laper dan kangen Nasi Goreng Ekornya Es Teller 77. Kedai makan, di sini menyebutnya. Entah sudah berapa lama berdiri di Kuala Lumpur ini tapi yang jelas wisata kuliner saya ngga pernah bosen ke situ. Well, aroma Nasi Goreng Ekor yang agak gosong tapi justru di situ kenikmatannya benar-benar membangunkan perut saya untuk protes lebih kera, langsung saya sikat dan tidak lupa dengan segelas cantik Soda Gembira yang merah muda menggoda untuk diseruput habis. Entah siapa yang pertama kali punya ide mencampurkan Soda dengan susu kental manis itu tapi jelas saya suka banget.

Jam tangan 19ringgitan saya menunjuk pukul 5, cepat-cepat saya keluar dari kedai makan. Bukan karena ngga nyaman, tapi mengejar sisa waktu ke Kuala Lumpur Convention Center, menikmati film aksi terakhirnya JC, CZ12 :))

Sepuluh menit jalan kaki ke LRT Masjid Jamek sembari menghirup aroma mendung, melirik langit sebelah tenggara. Ah mungkin Jogja hujan, Jakarta saja masih banjir, ah Indonesiaku. Masih saja berkutat dengan pikiran-pikiran tentang Indonesia, tentang Jogja, tentang kamu, iya kamu. Sejauh ini perjalananku mengarungi apa yg mereka sebut impian, sejauh ini aku terseok merajam beribu rasa rindu, rasa sakit, rasa cemburu, semua kutelan mentah-mentah demi perantauan. Ah sudahlah tidak baik berlarut-larut pada hal-hal yang tidak membuatmu menjadi semakin berkembang, bukan.

Jadi saya memasuki station LRT, menonjoki touchscreen mesin tiket dengan agak gemas, KLCC.

Sampai di KLCC, langsung naik ke 3rd floor, tumben alhamdulillah liftnya sepi. Bukannya manja ngga mau pake eskalator, tapi waktu memang sedang tidak bersahabat :p

Gotcha! CZ12 pukul 5:30 p.m, pas banget. Setengah lari-lari sampai kesasar masuk ruang admin, sedikit malu untuk ngga ada orang haha, kemudian lari-lari kecil menuju Teater 2, and fabulous! Saya berada di barisan paling sepi, cuma saya seorangšŸ˜€ *merutuki diri sendiri ngga bawa sekerat-dua kerat logistik*. But most of all, CZ12 mampu membuat saya dan seisi bioskop terpingkal-pingkal dengan akting JC yang memang best sangat laa *istilah melayunya gitu*

Okay, jam 8 kurang film selesai, masih saja tertawa, kemudian menuju Starbucks, tempat favorit saya berbagi rasa sama leptop, kopi, dan bukušŸ™‚

Ini cerita malam minggu saya di sini, how about you?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s